Angels and Demons


Novel ini sebenarnya prekuel dari Da Vinci Code, masih karya Dan Brown. Tetapi kalah tenar dari Da Vinci Code. Versi filmnya juga sudah beredar.
Sebenarnya novel ini juga mau jadi bahan skripsiku, tapi kesulitan cari versi aslinya, waktu beli dah habis. Dulu mah gak tahu kalo ada versi pdf yang bisa didownload gratis.
ok, balik kembali ke novelnya. Seperti juga Da vinci Code, novel ini juga menyoroti kehidupan dan sejarah gereja katolik Roma. Terutama kebijakan2 Vatikan.
Kalo pada da vinci code berkisar tentang kelompok rahasia yang juga diincar pihak gereja, kali ini juga hampir mirip. tetapi kebangkitan merupakan hasil rekayasa. Dibanding Da Vinci Code, cerita novel ini mudah ditebak. Tetapi tetap sajak menarik untuk diukuti.
Memiliki alur yang hampir sama dengan Da vinci code dan membuat orang bertanya-tanya, apakah Dan Brown cuma mengganti ceritanya saja.
Tetapi skali lagi novel inii tetap menyuguhkan cerita menarik. Ya bikin aku suka adalah kemampuan Dan Brown mengolah cerita sehingga data-data yang dia miliki dan disampaikan sangat cocok dengan fakta yang ada. Terutama penggambaran situs2 atau tempat2 bersejarah di kota Roma yang dideskripsikan sangat detail. Demikian juga deskripsi tentang vatikan yang sangat detail juga.
Dalam novel ini diceritakan dengan tokoh utama yang sama yakni Robert Langdon, yang kali ini memecahkan teka0-teki mengenai kelompok illuminati. Kelompok yang di masa lalu digambarkan sebagai lawan dari pihak gereja karena selalu mematahkan pernyataan2  gereja.
Robert Langdon diminta oleh sebuah institusi penelitian di Swiss untuk menganalisis simbol penuh teka-teki yang tercap di dada seorang ahli fisika yang tewas terbunuh. Apa yang ditemukannya sungguh di luar dugaan: dendam mematikan terhadap Gereja Katolik dari sebuah persaudaraan kuno yang sudah berlangsung selama berabad-abad—Illuminati. Terdorong untuk menyelamatkan Vatikan dari bom waktu yang berdaya ledak besar, Langdon membantu pasukan penjaga paling setia di dunia bersama dengan seorang ilmuwan misterius nan cantik bernama Vittoria Vetra. Berdua, mereka memulai perburuan yang menyeramkan ke ruang-ruang bawah tanah yang terkunci rapat, kuburan-kuburan berbahaya, katedral-katedral yang lengang, dan tempat yang paling misterius di dunia … markas Illuminati yang lama terlupakan.
Ditulis dengan gaya jenaka namun cerdas, Dan Brown membawa kita berpetualang di pusat kebudayaan tertua di Eropa, Roma. Pemahaman kita dibuat terkaget-kaget dengan penyingkapan berbagai rahasia di balik tempat-tempat bersejarah dan karya-karya seni terkenal yang terdapat di sana. Dengan plot cerita yang melingkar-lingkar dan alur yang cepat, Brown sekali lagi berhasil “menyiksa” kita dengan sebuah novel yang sulit dilepaskan begitu kita mulai membacanya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s